Sorotan Artis & Rilis Baru

Berawal dari Kenekatan 14 Hari, Band Pop-Jazzy "2 Minggu" Siap Menggebrak Panggung Global

Tim Redaksi Minema 2026

Personel Band 2 Minggu
Dari kiri ke kanan: Keyla, Javier, Anandio, Gilang, Judika, Leonard.

Siapa sangka, waktu singkat 14 hari bisa mengubah jalan cerita enam anak muda asal Samarinda? Inilah kisah di balik lahirnya 2 Minggu, sebuah grup musik yang belakangan ini sukses mencuri perhatian penikmat musik lokal berkat warna pop-jazzy mereka yang renyah dan easy listening.

Lahir dari Sebuah Festival

Terbentuk pada tahun 2025, nama "2 Minggu" bukan sekadar gimmick. Nama ini diambil dari fakta unik terbentuknya formasi mereka. Keenam personel ini baru benar-benar bertemu dan berlatih bersama tepat dua minggu sebelum mereka harus tampil di sebuah festival band. Kenekatan itu justru berbuah manis. Chemistry yang tak terduga berhasil membawa mereka mencetak sejumlah prestasi membanggakan, mulai dari panggung festival tingkat Kota Samarinda hingga Provinsi Kalimantan Timur.

Band ini digawangi oleh formasi solid: Keyla Putri (Vokal), Anandio Athmar (Keyboard), Judika Favian Crisnanda Simanungkalit (Saxophone), Gilang Darmawan (Gitar), Leonard Darmawan Daud (Bass), dan Javier Arziki Rahman (Drum). Dalam meracik karya, 2 Minggu banyak mengambil inspirasi dari nuansa musik retro-modern ala Wijaya 80, Fariz RM, hingga Diskoria, menghasilkan karya pop bernuansa jazzy yang groovy dan asyik untuk berdansa.

01/07
Proses Kreatif 1
Proses Kreatif 2
Proses Kreatif 3
Proses Kreatif 4
Proses Kreatif 5
Proses Kreatif 6
Proses Kreatif 7
Proses kreatif 2 Minggu dalam perjalanannya.

Transisi dari Panggung ke Karya Orisinal

Memasuki tahun 2026, 2 Minggu membuktikan bahwa mereka bukan sekadar "jago panggung" atau band spesialis festival. Mereka mulai memahat identitas orisinalnya melalui dua karya debut: "Berdansa Berdua" dan "Kini".

Lagu pertama, "Berdansa Berdua", ditulis langsung oleh sang kibordis, Anandio Athmar, dan dikomposisi apik bersama Eko Prasetyo. Track ini seakan mengajak pendengarnya untuk menikmati momen kebahagiaan dan kebersamaan saat ini, tanpa perlu memusingkan beban masa depan yang belum terjadi.

Sementara itu, singel kedua bertajuk "Kini" ditulis oleh musisi kenamaan Samarinda, Andry Putha. Menawarkan nuansa yang lebih emosional, lagu ini menceritakan tentang cinta yang bertumbuh semakin dalam, serta ketulusan dan keyakinan untuk menjaga seseorang yang telah menjadi bagian penting dalam hidup. Kedua masterpiece ini diproduksi bersama Ruang Ramu Studio, menandai langkah serius 2 Minggu di industri rekaman.

Menembus Pasar Global Bersama Minema

Sadar bahwa karya sehebat apa pun butuh kendaraan yang tepat agar bisa didengar luas, 2 Minggu mempercayakan distribusi digital mereka kepada Minema. Melalui ekosistem dan jaringan distribusi Minema, lagu "Berdansa Berdua" dan "Kini" tidak hanya mengudara di Samarinda, melainkan telah didistribusikan secara global ke berbagai platform raksasa seperti Spotify, Apple Music, TikTok, hingga YouTube Music.

Kerja sama ini memastikan bahwa 2 Minggu tetap memiliki 100% hak cipta atas karya mereka, sekaligus mendapatkan royalti yang transparan dan perlindungan aset digital yang maksimal. Kini, pendengar dari belahan dunia mana pun bisa ikut berdansa bersama irama dari tepi Sungai Mahakam tersebut.

Artwork Mini Album 2 Minggu
Artwork Berdansa Berdua - 2 Minggu.

Langkah Selanjutnya: Mini Album (EP)

Perjalanan 2 Minggu dipastikan tidak akan berhenti di dua singel saja. Saat ini, para personel membocorkan bahwa mereka tengah mengurung diri di studio untuk menggarap sebuah mini album (EP) yang akan berisi empat lagu baru.

Proyek terbaru ini disebut-sebut akan memperluas spektrum warna dan karakter musikal mereka. Dengan persiapan yang matang dan konsistensi merilis karya orisinal, 2 Minggu telah memposisikan diri sebagai salah satu grup musik indie potensial yang patut dinantikan pergerakannya di industri musik tanah air.

Kenal lebih dekat dengan mereka dan ikuti update terbarunya melalui Instagram resmi di @duamggu.